Tag: mudik

  • [LIFE] Tahun Ini Kami Gak Mudik

    [LIFE] Tahun Ini Kami Gak Mudik

    Sejak lahir, hampir tiap Lebaran aku mudik ke Lampung. Ibu lahir & besar di Negara Ratu, satu desa di Kabupaten Lampung Utara, dan sampe sekarang, Nyai (nenek) masih tinggal di sana. Tiap Lebaran, keluarga besar Ibu pasti kumpul di rumah Nyai. Tapi, Lebaran tahun ini kami gak mudik. HPL-ku kan pertengahan Ramadan, jadi terlalu riskan untuk tetap berangkat mudik. Keluargaku juga akhirnya memutuskan untuk gak mudik.

    Masalah mudik ini sebenernya memang sedikit lucu buatku. Seumur hidup hampir tiap tahun mudik ke Lampung bikin aku jadi wondering gimana rasanya mudik ke tempat lain. Dulu mikirnya “Mungkin nanti aku berjodoh dengan orang Jawa & mudiknya kudu ganti-gantian. Tahun ini ke Lampung, tahun depannya ke Jawa.” Eh siapa sangka, ternyata aku beneran berjodoh dengan orang Jawa… yang asli Lampung ?. Jadilah sekarang pun aku masih tetap mudik ke Lampung. Ganti-gantiannya adalah Lebaran hari pertama di rumah siapa: misal tahun ini di rumah mertua, berarti tahun depan di rumah Nyai.

    Lebaran Idul Fitri 2017 | DarlaOct.com
    Lebaran di Pesawaran (Rumah Mertua) Tahun Kemarin (2017)

    Sedih sih ngebayangin tahun ini gak ikut seru-seruan di Lampung. Tapi sejujurnya ada sedikit rasa lega di hati, bahwa tahun ini akhirnya bisa menjauhkan diri dari kegilaan & kemacetan jalan tol Jakarta-Merak. Dalam keadaan normal (non mudik), perjalanan Bandung-Pesawaran itu gak nyampe 12 jam. Tapi di saat mudik, total waktu tempuh bisa lebih dari 24 jam. Dermaga di Merak & Bakauheni yang jumlahnya terbatas bikin kapal-kapal harus antri, jadi kendaraan yang mau naik kapal juga harus antri panjang. Tiap tahun antriannya makin panjang. Kalo dulu kami biasanya mulai ngantri pas udah masuk kawasan pelabuhan Merak, beberapa tahun terakhir ini kami mulai terjebak sejak masih di dalam tol. Bayangkan! Kalo pas kena macet antriannya itu pas malem sih lumayan enak lah. Udaranya adem & bisa sambil cemal-cemil. Tapi kalo kena antrian waktu siang, masya Allah perjuangannya… udaranya super panas & harus nahan haus karna puasa.

    (Baca juga: Lebaran 2014 & Lebaran 2015)

    Tahun depan, insyallah kami mudiknya bakalan bawa bayi yang belum genap satu tahun. Ini udah mulai jadi beban pikiranku dari sekarang. Sedikit dilema karna kasian kalo dibawa berjam-jam di mobil, tapi mau pake pesawat juga kayaknya belum memungkinkan karna masih terlalu kecil. Tapi masih lama lah ya… masih ada waktu sekitar setahun untuk mempertimbangkan segalanya. Untuk sekarang mah aku mau rileks dulu aja, menikmati hari-hari terakhir sebagai ibu hamil.

    Sekian dulu deh curhatnya. Hehe… Kalo kalian mudiknya ke mana nih? Cerita-cerita dong, soalnya aku pengen tau tradisi mudik daerah lain. Kena macet parah juga kah?

  • [TIPS] Hindari Calo, Pesan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2018 Dengan Cara Ini!*

    [TIPS] Hindari Calo, Pesan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2018 Dengan Cara Ini!*

    Mudik menggunakan kereta | DarlaOct.comMeski telah bersiap pesan kereta tambahan Lebaran 2018 sejak jauh hari, namun PT KAI juga harus tetap menyiapkan diri terhadap lonjakan penumpang di hari raya nanti. Pasalnya dari tahun ke tahun, jumlah pemudik bukan menurun melainkan terus bertambah. Dari kereta reguler hingga tambahan yang telah disiapkan, PT KAI sendiri berani menjamin mampu mengakomodir kebutuhan tempat duduk kereta calon pemudik hingga 2 juta lebih kursi.

    Kereta tambahan memudahkan pemudik pulang kampung
    Lonjakan penumpang kereta api yang terjadi hampir tiap tahun, bukannya tidak diketahui oleh PT KAI. Namun lonjakan yang seringkali diluar perhitungan, tidak dapat dipungkiri telah membuat PT KAI bekerja ekstra keras untuk mengakomodirnya. Tahun ini, PT KAI kembali tidak hanya menyiapkan angkutan reguler untuk kebutuhan transportasi bagi para calon pemudik. Namun juga telah disiapkan kereta tambahan hingga 20 armada banyaknya. (more…)